Berwacana Bersama Foucault

Oleh : Lenny Martini

Diskursus atau discourse adalah sebuah istilah yang mulai populer setelah beberapa tulisan Michel Foucault diterbitkan di sekitar tahun 1960an.

Dalam kamus besar bahasa Indonesia, discourse yang diterjemahkan sebagai wacana memiliki beberapa arti sebagai berikut:

wacana/wa·ca·na/ n 1 komunikasi verbal; percakapan; 2 Ling keseluruhan tutur yang merupakan suatu kesatuan; 3 Ling satuan bahasa terlengkap yang direalisasikan dalam bentuk karangan atau laporan utuh, seperti novel, buku, artikel, pidato, atau khotbah; 4 Ling kemampuan atau prosedur berpikir secara sistematis; kemampuan atau proses memberikan pertimbangan berdasarkan akal sehat; 5 pertukaran ide secara verbal;

— langsung Ling kutipan wacana yang sebenarnya dibatasi oleh intonasi atau pungtuasi;
— pembeberan Ling wacana yang tidak mementingkan waktu dan penutur, berorientasi pada pelaku dan seluruh bagiannya diikat secara logis;
— penuturan Ling wacana yang mementingkan urutan waktu dituturkan oleh orang pertama atau ketiga dalam waktu tertentu, berorientasi pada pelaku, dan seluruh bagiannya diikat secara kronologis

*sumber kbbi.web.id

Dalam buku Archeology of Knowledge (1969) Foucault mendeskripsikan diskursus sebagai setiap bentuk ekspresi/utterance yang memiliki arti dan berpengaruh terhadap sesuatu. Menurut Foucault, ada struktur dan aturan tertentu yang membentuk sebuah diskursus. Sementara aliran diskursus lain menganalisis pernyataan dan bentuk ekspresi verbal lainnya, Foucault justru lebih tertarik kepada struktur serta aturan yang membentuk dan mengatur kemunculan diskursus ini.

Dalam The Order of Discourse (1980) Foucault mencontohkan bahwa distribusi dan sirkulasi beberapa teks keagamaan (misalnya naskah Injil) sangat penting untuk menentukan diskursus apa yang dapat muncul ke permukaan. Struktur dan aturan tertentu menyebabkan adanya ekslusi, yaitu penghilangan atau penekanan bentuk ekspresi lainnya.

Menurut Foucault dalam The History of Sexuality Vol 1, diskursus sangat erat kaitannya dengan kekuasaan (power). Discourse tidak hanya bisa menjadi instrumen dan efek dari suatu kekuasaan namun juga bisa menjadi titik resistansi dan awal mula dari sebuah strategi perlawanan. Dalam buku ini, dijelaskan bagaimana kekuasaan di bidang medis dapat membentuk diskursus mengenai seksualitas dan mendefinisikan beberapa jenis penyimpangan, namun sekaligus juga menjadi bentuk perlawanan dari kaum yang dianggap menyimpang. Hal ini disebabkan karena diskursus ini juga secara tidak langsung membawa permasalahan mereka lebih dekat ke permukaan dan perbincangan umum.

Foucault menyebutkan ada tiga jenis penghilangan (exclusion) dalam pembentukan suatu diskursus, yaitu: (1) taboo; (2) pembedaan antara yang normal dan sakit jiwa, seperti dalam buku Madness and Civilization (1967); (3) pembedaan antara yang benar dan yang salah. Hanya pernyataan yang tidak tabu, yang dikeluarkan oleh orang yang tidak sakit jiwa, dan oleh otoritas yang dianggap ahli lah yang bisa bersirkulasi sebagai discourse. Sebuah pernyatan hanya akan dianggap benar jika mengikuti aturan dan sesuai dengan pernyataan lain yang memenuhi syarat-syarat tersebut.

Selain itu, Foucault juga menjelaskan empat prosedur internal yang bisa menyebabkan ekslusi, yaitu:

(1) komentar terhadap diskursus lain yang sudah ada, atau ia istilahkan sebagai kritik literasi. Misalnya yang terjadi pada kasus tulisan kontroversial Darwin mengenai teori evolusi. Para pengikut maupun penantangnya akan terus menerus menyebutkan teori tersebut sehingga diskursus mengenai teori evolusi akan terus diperbincangkan. Lain halnya dengan banyak tulisan lain di luar sana yang barangkali setara kualitasnya namun karena cara penulisan dan topik yang tidak kontroversial, sehingga tidak memancing terlalu banyak kritis, dengan lebih cepat hilang dari perbincangan;

(2) penulisnya sendiri yang memilih materi apa yang akan muncul dalam tulisannya. Secara sadar ia memilih data yang mendukung argumennya dan mencoba menghilangkan fakta yang bertentangan dengan agenda tulisannya;

(3) bidang keilmuan, sebagai contoh jurnal akademik yang memiliki aturan sangat rigid dan prosedur sitasi yang mengharuskan penulisnya untuk memilih referensi yang ditulis oleh anggota dewan editornya dan bukan penulis lain yang barangkali bekerja dalam topik yang sama; dan

(4) akses terhadap discourse yang lain. Hal ini terjadi lebih banyak dalam proses penyampaian ilmu pengetahuan di institusi pendidikan, yang seringkali mengacu pada buku teks dari sumber tertentu saja yang seringkali memperkuat hegemoni pengetahuan dunia Barat.

Sebuah analisis wacana yang mengacu kepada Foucault akan berfokus pada mekanisme seleksi yang menentukan inklusivitas dari suatu pengetahuan. Mekanisme ini mencakup klasifikasi, distribusi dan penyusunan wacana yang menentukan siapa yang boleh berpendapat dan apa yang boleh disampaikan. Menurut Foucault, menganalisis proses pembentukan wacana ini akan mendukung reflektivitas seseorang, yaitu melihat kembali apa yang sudah ia sampaikan dan sejauh mana efek yang ia sampaikan terhadap dirinya sendiri maupun sekelilingnya.

Karya-karya lain dari Foucault yang juga menjadi contoh bagaimana ia menjelaskan suatu wacana tertentu diangkat dalam kehidupan dan menjadi populer dalam kehidupan masyarakat adalah sebagai berikut:

  • PhD Dissertation Madness and Civilization (1961)
  • The birth of the clinic (1963)
  • Madness and Civilization (1967) – buku yang terbit dari disertasi doktoralnya. Berisi analisa tentang wacana kegilaan dalam peradaban
  • The Archeology of Knowledge (1969, 1972)
  • Discipline and punish (1975) – dalam buku ini Foucault melacak perubahan pada cara-cara pendisiplinan dan hukuman di masyarakat
  • History of Sexuality, Vol. I (1976) – dalam buku ini Foucault menjelaskan mekanisme transformasi sex menjadi suatu wacana yang menyebabkan di antaranya kemunculan disiplin ginekologi sebagai bidang yang khusus mempelajari kesehatan wanita utamanya yang berhubungan dengan rahim dan fungsi kewanitaannya.
  • History of Sexuality, Vol. II (1984). L’usage des plaisirs. – berisi analisis mengenai bagaimana homoseksualitas dalam pandangan beberapa masyarakat dan dalam waktu yang berbeda. (buku ini dikatakan merupakan personifikasi dari pengalaman Foucault sendiri yang seorang homoseksual dan mendapat cukup banyak perlakukan negatif karena statusnya.
  • History of Sexuality, Vol. III (1984). Le souci de soi.
  • History of Sexuality, Vol. IV (2018). Les aveux de la chair. diterbitkan setelah Foucault meninggal di tahun 1984.

Karya-karya tulis Foucault ini membawa pengaruh yang sangat besar bagi perkembangan penelitian terkait diskursus. Menurut Foucault, wacana apapun yang muncul di masyarakat adalah akibat dari suatu bentuk kekuasaan atau jaringan kekuasaan yang berhasil menutup atau menghilangkan wacana alternatif. Foucault memperingatkan semua orang untuk selalu waspada akan wacana yang tetiba hadir dan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Ia pun seakan menugaskan kita semua untuk selalu berusaha mencari narasi alternatif yang termarjinalkan akibat munculnya suatu wacana dan memeriksa apakah ada pihak yang dirugikan atau terdzalimi karena wacana dominan tersebut.

*

Referensi:
• Downing, Lisa (2008). The Cambridge Introduction to Michel Foucault. Cambridge University Press. Edinburgh
• Mills, Sara (2003). Michel Foucault. Routledge. London
• Prado, C.G. (2000). Starting with Foucault: An Introduction to Genealogy. Westview Press. Colorado, Oxford.

PS: Featured image diambil dari http://www.lesinrocks.com

 

Advertisements

1 thought on “Berwacana Bersama Foucault

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close